The Wedding Of

Rio

Nila

Sabtu, 13 Juni 2026

Matius 19:6 


"Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia. Jadi, mereka bukan lagi dua, melainkan satu tubuh."

Bride & Groom

Salam Sejahtera


Tuhan Membuat Segala Sesuatu indah pada waktunya, indah saat Dia mempersatukan putra-putri kami dalam suatu ikatan pernikahan kudus

Rio
Jisi Benario
Perangin-angin, S.Th
Anak ke-3 dari
Bpk. Ramli Perangin-angin
dan Ibu Ratina Br. Tarigan

&

Nila
Nila Efrata
Br. Tarigan, S.Th
Anak ke-2 dari
Bpk. Pedoman Tarigan ♰
dan Ibu Tiamsa Br. Ginting

Save The Date

Hari
Jam
Menit
Detik

Pemberkatan

Sabtu, 13 Juni 2026
Pukul 08:00 WIB - Selesai

Bertempat di:

Gereja GBKP Runggun Bida Ayu, Tanjung Piayu, Batam

Kerja Adat I

Sabtu, 13 Juni 2026
Pukul 10:30 WIB - Selesai

Bertempat di:

Aula Top 100 Tembesi, Batam

Kerja Adat II

Senin, 22 Juni 2026
Pukul 08:00 WIB - Selesai

Bertempat di:

Pukul 08:00 WIB - Selesai

Jambur Diakonia GBKP Pasar 2, Namu Terasi

Love Story
Awal Bertemu
Pertemuan pertama kami terjadi di gazebo Asrama STT Abdi Sabda Medan. Sebuah pertemuan yang tidak disengaja, tetapi menimbulkan rasa penasaran di antara kami berdua. Saat itu, kami bahkan belum saling mengenal dan tidak mengetahui bahwa ternyata kami adalah senior dan junior di STT Abdi Sabda.

-JATUH CINTA-

Lagi dan lagi, kami dipertemukan dalam berbagai kegiatan organisasi kampus. Namun, saat itu kami masih enggan untuk saling menyapa. Semua bermula dari tugas SGU (Sejarah Gereja Umum). Nila, sebagai junior, meminta file sajian kepada Jisi dan dibantu dalam membahas materi tersebut.

Singkat cerita, komunikasi kami semakin baik. Kami mulai saling bertukar cerita, sering belajar bersama, makan di luar asrama bersama, dan perlahan merasa nyaman satu sama lain. Dari situlah benih-benih cinta mulai tumbuh.

-PACARAN-

Momen jadian kami bisa dibilang sangat unik dan penuh cerita. Pada tanggal 5 Juni 2019, Jisi memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya kepada Nila.
Saat itu Jisi berkata, “Mau jadi pacarku? Tidak usah dijawab. Kalau mau, pegang tanganku. Kalau tidak mau, tidak apa-apa.” Sekitar lima menit Nila berpikir sebelum akhirnya memegang tangan Jisi sebagai tanda menerima ajakan untuk menjalin hubungan.

Yang membuat momen ini semakin unik adalah setelah resmi berpacaran, kami justru membicarakan kemungkinan hubungan ini bisa bertahan. Kami bahkan menuliskannya di buku catatan SGU milik Nila. Saat itu kami sepakat menuliskan bahwa kemungkinan kami tidak bersama sampai akhir adalah 70%, sedangkan kemungkinan bisa bersama selamanya hanya 30%.
Kalau diingat sekarang, rasanya lucu sekali. Baru lima menit berpacaran, kami sudah membuat persentase kemungkinan putus. Namun, puji Tuhan, hubungan yang diawali dengan penuh candaan dan kesederhanaan itu justru mampu bertahan hampir tujuh tahun lamanya.

Perjalanan tersebut tentu bukan hal yang mudah. Banyak tantangan, air mata, dan berbagai persoalan yang harus kami hadapi bersama. Namun, satu per satu dapat kami lalui hingga membawa kami sampai pada titik ini.
Lamaran
Banyak pelajaran dan pengalaman berharga yang kami dapatkan selama tujuh tahun menjalin hubungan.

Tepat pada tanggal 16 Mei 2026, kami melangsungkan MBS secara daring. Orang tua dari kedua belah pihak hadir di Batam, sementara kami mengikuti proses tersebut secara online dari tempat pelayanan Nila di Gurukinayan.

Sampai pada tahap MBS ini bukanlah perjalanan yang mudah. Menjelang pelaksanaannya, banyak air mata yang jatuh, bukan hanya dari kami berdua, tetapi juga dari kedua keluarga besar kami. Namun, melalui semua proses itu, kami belajar bahwa cinta yang Tuhan bangun di antara kami bukan hanya untuk menyatukan dua orang, tetapi juga untuk membentuk kami, keluarga kami, dan orang-orang di sekitar kami.

Karena cinta tidak hanya berbicara tentang keindahan dan kebahagiaan, tetapi juga tentang proses, pertumbuhan, dan kesetiaan dalam setiap musim kehidupan.
Pernikahan
Kasih Tuhanlah yang membuat kami mampu bertahan dan melangkah sejauh ini.

Pada hari Sabtu, 13 Juni 2026, kami akan menggenapi perjalanan kasih yang telah Tuhan tuntun. Hari yang penuh sukacita dan syukur ini menjadi hari yang kami nantikan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan di hadapan Tuhan, jemaat, keluarga, dan orang-orang terkasih.

Dengan kasih dan penyertaan-Nya, kami percaya bahwa perjalanan yang baru akan dimulai ini akan menjadi kisah indah yang terus bertumbuh dalam iman, cinta, dan pengharapan.

“Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” — Matius 19:6
RSVP

Wedding Gift

Doa Restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami. Namun jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless.

Nila Efrata Br. Tarigan

014401020424537

Salin

Anda Juga Bisa Mengirim Kado Fisik Ke Alamat Berikut:

GBKP Runggun Sukatendel, Tiga Nderket, Kabupaten Karo

Atas kehadiran dan do’a restu dari Bapak/Ibu/Saudara/i sekalian, kami mengucapkan Terima Kasih.


 

Rio & Nila

The Wedding Of
Rio & Nila
Sabtu, 13 Juni 2026
Kpd Bpk/Ibu/Saudara/i